Sabtu, 23 April 2016

Berlibur di Sekitar Semarang juga Menarik


Semarang sangat lekat dengan Lawang Sewu, Kota Lama, dan Klenteng Sam Poo Kong. Ketika berlibur ke Samarang, biasanya tempat-tempat itulah yang dikunjungi. Namun, apabila Anda memiliki waktu yang lebih untuk berlibur, sebaiknya juga menyempatkan diri untuk mengunjungi dua tempat yang akan saya bahas ini.

Yang pertama adalah Umbul Sidomukti. Tempat ini terletak di daerah Bandungan. Sudah banyak acara televisi yang meliput tempat ini. Tempatnya yang indah ditambah udaranya yang dingin membuat tempat ini recommended  untuk dijadikan sebagai tempat berlibur.

Anda suka dengan ketinggian? Flying fox dapat menjadi jawaban liburan Anda di tempat ini. Selain itu juga ada marine bridge, berjalan di atas jaring lebar yang kuat dengan menantang rasa takut akan ketinggian pun dapat dilakukan. Ingin berkeliling dengan naik kuda? Di sini juga tersedia, mengelilingi Umbul Sidomukti dengan kuda memang cukup menarik. Apabila Anda ingin berenang dengan view alam yg hijau di dataran tinggi, di sini juga terdapat kolam renang outdoor dengan pemandangan tersebut.

Persiapan berkeliling naik kuda

Eits, bukan hanya itu saja, Anda tidak perlu khawatir bila ingin menikmati udara dingin di dataran tinggi lebih lama, karna di Umbul Sidomukti ini juga dapat menginap. Kamarnya pun sangat nyaman. Ketika keluar dari dalam kamar langsung dapat menikmati indahnya pemandangan di dataran tinggi yang sangat hijau dan sejuk. Jangan heran bila di kamar tidak terdapat AC atau pendingin ruangan, udara di sini sudah sangat dingin. Dari pagi hingga malam udara yang dingin tetap dapat dinikmati. Tidur pun tetap berbalut selimut karna udaranya yang sangat dingin. Waktu itu saya menginap 3 hari 2 malam di sini. Sarapan pertama biasa saja,waktu itu sedang gerimis, saya sarapan di sebuah ruangan yang sudah disediakan untuk sarapan. Sarapan kedua, nah ini yang menarik, sarapan disediakan di tempat outdoor dengan menikmati pemandangan alam secara langsung, sangat menarik menurut saya, saya benar-benar sarapan sambil menikmati pemandangan dataran tinggi yang sangat indah.

Suasana dalam kamar (2 lantai)


Pemandangan dari depan kamar


Menikmati senja dengan secangkir kopi di depan kamar


Selanjutnya, masih tidak jauh dari Semarang, ada juga tempat wisata bernama Wisata Agro Tlogo atau biasa dikenal dengan Tlogo Resort. Tempat ini berada di daerah Tuntang, Ambarawa. Dengar-dengar tempat wisata ini dikelola oleh pemerintah. Tempatnya menarik dan cocok untuk berlibur dan melepaskan diri dari kejenuhan rutunitas harian. Masih di sekitar tempat ini kita dapat berwisata ke Goa Rong, kita juga dapat menikmati pemandangan gunung yang indah dengan udara yang dingin.

Menikmati pemandangan gunung


Kamar-kamar yang disediakan sangat menarik. Tampak seperti rumah-rumah dengan halamannya masing-masing yang sangat hijau dengan pepohonan di sekitarnya. Ukurannya bervariasi tergantung kapasitas yang diinginkan. Dari yang paling kecil hingga untuk keluarga tetap berbentuk rumah-rumah. Jadi tamu-tamu di sini semuanya menikmati suasana seperti saling bertetangga. Mengenai pemandangan di sekitar kamar, pepohonan di sekitar penginapan ini tampak lebih asli apa adanya, tetap rapi, tetapi benar-benar lebih alami jika dibandingkan dengan Umbul Sidomukti. Namun, jika Anda termasuk orang yang kurang suka dengan alam yang masih asli di sekitar Anda, maka Umbul Sidomukti yang akan terasa lebih cocok karena sudah banyak sentuhan manusia yang juga menambah keindahan sekitar penginapannya. Kolam renang pun ada di sini, tetap outdoor tetapi pemandangannya tidak seluas di Umbul Sidomukti. Tlogo Resort ini juga sering dijadikan sebagai tempat untuk gathering. Rombongan keluarga, arisan, maupun kantor juga datang ke tempat ini.

Tampak depan rumah yang merupakan 2 kamar dengan connection


Suasana dalam kamar dengan dinding bata exposed


Suasana teras

Tampak depan rumah dengan kapasitas besar


Bagaimana? Menarik juga kan berlibur di sekitar Semarang? Oke, saatnya menabung dan persiapkan budget untuk berlibur.


Have a nice holiday :) 

Kamis, 14 Januari 2016

Tips Sederhana yang Ternyata sangat Penting untuk Menonton Konser

Beberapa tahun ini banyak penyanyi maupun group band internasional yang menggelar konser di Indonesia. Tentunya hal ini merupakan kabar gembira bagi para penggemar musik di tanah air. Menyaksikan penyanyi idola tampil di depan mata sudah pasti menjadi moment yang sangat ditunggu-tunggu. Moment tersebut seharusnya penuh dengan kegembiraan, jangan sampai ada kejadian-kejadian yang tidak diharapkan terjadi saat menonton konser. Pada tulisan saya kali ini, saya akan memberi beberapa tips yang mudah-mudahan dapat berguna bagi kawa-kawan yang akan menonton konser.

Tips yang pertama, belilah tiket pada saat pre-sale. Bila kamu benar-benar mengidolakan penyanyi tersebut, kamu pasti akan lebih update mengenai informasi penjualan tiket konser dan kamu sangat berniat untuk menonton konser tersebut. Dalam hal ini perlu diperhatikan juga tanggal rencana konser, apakah kamu bisa menghadirinya pada tanggal tersebut. Lalu buru-buru hunting tiket pre-sale karena harganya akan jauh lebih murah dibandingkan harga mendekati hari H ataupun harga on the spot. Perhatikan pula bahwa website di mana kamu akan melakukan pembelian tiket memang termasuk website resmi yang menjual tiket. Jangan sampai kamu tertipu dan tidak dapat masuk saat konser. Pembelian tiket pre-sale ini juga sangat bermanfaat bagi kaum muda yang ingin menonton konser dengan budget terbatas, sehingga akan ada sisa uang yang dapat dijadikan uang saku saat menonton konser.



Kedua, perhatikan tanggal untuk menukarkan tiket. Jangan sampai kamu salah informasi mengenai waktu penukaran tiket. Ada tempat pembelian tiket yang penukarannya dilakukan pada H-1, ada pula yang dilakukan pada hari H. Mana yang lebih nyaman dan enak bagimu, di website itulah kamu sebaiknya membeli tiket. Jadi hal ini sebaiknya dipertimbangkan ketika akan membeli tiket. Kemudian segera tukar tiket ketika tiba waktunya.

Ketiga, perhatikan kondisi fisik untuk pemilihan jenis tiket yang akan dibeli. Jangan memaksakan diri untuk membeli tiket festival yang mengharuskan kamu berdiri dari menunggu konser dimulai hingga konser berakhir, bila kamu memang tidak sanggup untuk melakukannya.

Keempat , pastikan kamu sudah makan saat akan berangkat menuju tempat konser. Jangan sampai kamu kelaparan saat harus berbaris dalam antrean dan menunggu pintu masuk konser dibuka. Di sekitar area menonton konser pasti banyak orang berjualan, tetapi apabila kamu sangat lapar dan harus mengantri terlalu lama untuk membeli makan, pasti itu akan mengganggu mood kamu. Namun, jangan khawatir bila kamu hanya perlu membeli cemilan saat mengatri, karena biasanya akan ada pedagang yang berkeliling di sekitar antrean untuk menawarkan cemilan atau minuman.

Kelima, minum secukupnya saja menjelang konser, jangan sampai kurang dan jangan sampai berlebihan, serta sudah buang air besar . Bila kamu kurang minum dikhawatirkan kamu akan merasa lemas, tetapi jika minum air terlalu banyak dikhawatirkan kamu akan sering buang air kecil. Toilet memang tersedia, tetapi dengan banyaknya penonton yang ada, maka antrean toilet juga sangat panjang menjelang konser. Sebaiknya sekali saja ke toilet dan pertimbangkan apakah waktunya cukup sebelum pintu masuk venue dibuka.

Keenam,  pakailah pakaian yang oke tetapi tetap nyaman dan tidak ribet. Ingin tampil oke dan tetap menarik bila selfie menjadikan alasan para penonton konser tampil heboh. Namun, alangkah lebih baik jika tetap memperhatikan kenyamanan. Jangan sampai moment menonton konser menjadi terganggu karena pakaian yang tidak nyaman. Bila kondisi venue sangat ramai, pakaian yang terlalu ribet tidak hanya mengganggu diri sendiri, tetapi juga orang lain.



Ketujuh, cukup membawa tas kecil saja saat konser, atau bahkan tidak membawa tas jika memungkinkan, dan jangan membawa barang-barang berharga. Tas yang terlalu besar akan mengganggu gerakan saat menonton konser. Fokus kita juga akan tertuju pada penyanyi idola, sehingga sebaiknya tidak membawa barang berharga karena dikhawatirkan akan terjatuh ataupun hilang.



Ketujuh, jangan datang terlalu dekat dengan waktu dimulainya konser. Biasanya di lokasi konser disediakan tempat untuk foto. Apabila datang terlalu dekat dengan waktu dimulainya konser, maka tidak akan sempat berfoto-foto dahulu, karena masih harus mencari pintu masuk ke venue sesuai dengan kategori tiket.





Itulah beberepa tips yang dapat saya berikan berdasarkan pengalaman saya ketika menonton konser.  Dua konser paling berkesan yang pernah saya hadiri dan selalu saya ingat adalah konser “Secondhand Serenade” pada tanggal 28 April 2012 dan “Avril Lavigne” tanggal 12 Maret 2014. Saya selalu tersenyum saat melihat foto-foto ketika menyaksikan kedua konser tersebut.


Selamat menonton konser, kawan. Have fun yaa ^_^

Minggu, 06 Desember 2015

Menikmati Menu Aneka Jamur Yuk

Hai kawan, kali ini enaknya kita bicara tentang apa ya? Tentang berbagai tempat makan unik dan menarik yang kini sudah menjamur di Indonesia? Mmm, bagaimana kalau kita bahas tentang jamurnya saja? Ya, jamur yang diolah menjadi berbagai makanan yang sedap.

Ketika saya dalam perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta, saya mampir di daerah Sleman, di sebuah tempat makan yang bernama Jejamuran. Sesuai dengan namanya, tempat ini menyajikan berbagai hidangan dengan jamur sebagai bahan utamanya. Tampaknya ini merupakan kabar gembira bagi para vegetrian.

Salah satu view di Jejamuran

Bagi saya yang bukan vegetarian, mungkin awalnya kurang tertarik mendengar bahwa tempat ini berbeda dari tempat makan lainnya yang biasanya hidangan utamanya berbahan dasar seafood atau daging. Wait, ternyata saya salah, hidangan di tempat ini tidak kalah menariknya dengan restoran lain. Sebab, jamur di sini juga dapat diolah sehingga menghasilkan rasa yang sangat mirip dengan daging. Mengenai harga, sudah pasti menu di tempat ini cukup terjangkau, tidak semahal seafood restaurant.

Menu di Jejamuran ini cukup variatif. Ada tongseng, pastinya menu ini tanpa daging kambing ya, tetap dengan jamur. Ada juga sate dengan bumbu kacang, seperti sate ayam, tetapi tidak menggunakan daging ayam, tetap menggunakan jamur. Ada juga beberapa macam jamur goreng crispy. Beberapa macam jamur asam manis juga tersedia pada daftar menunya. Ada pula lumpia dengan isi jamur.

Sate jamur

Tongseng jamur

Rendang jamur

Beberapa menu di Jejamuran

Walaupun jenis jamur yang digunakan bermacam-macam, waktu itu saya tidak bingung karena di sana ada display jamur beserta namanya yang dapat digunakan sebagai pedoman ketika memesan menu dan juga dapat dijadikan spot untuk berfoto ria.

Display aneka jamur

Di tempat ini menu dengan jamur tidak hanya pada makanannya saja loh, tetapi juga pada minumannya. Tapi tenang, bagi yang merasa aneh dengan minuman dengan campuran jamur, di sini juga tersedia berbagai minuman tanpa bahan jamur. Namun, minuman andalan saya justru minuman yang ditambahkan jamur di dalamnya. Anda merasa aneh? Hehe, awalnya saya juga ragu, tetapi setelah mencicipi justru saya sangat tertarik. Coba saja Anda pesan minuman dengan nama “Summer Breeze”. Minuman ini sangat cocok untuk memberi kesegaran di siang hari. Jamur yang ada di dalamnya sama sekali tidak terasa aneh, rasanya seperti jelly yang ada dalam minuman. Presentasinya juga menarik karena perpaduan warnanya, biru di bagian bawah dan orange di bagian atas dengan jamur berada di antara kedua warna tersebut. Penyajiannya juga cukup unik karena Anda juga akan diberi sumpit untuk menikmati minuman ini agar mudah saat menikmati jamurnya.

Summer Breeze

Tempat parkirnya yang luas mempermudah bis pariwisata untuk parkir di sini, sehingga rombongan wisata pun dapat menikmati makan di tempat ini. Tempat sholat dan toilet di sini juga cukup memadai untuk orang yang cukup banyak. Suasananya juga nyaman menurut saya. Sambil menunggu menu yang dipesan datang, kita tidak perlu bosan karena di sini juga tersedia kolam ikan untuk merendam kaki kita dan ikan-ikan kecil di dalamnya akan menggigit kulit mati pada kaki kita. Selain itu, bagi yang ingin membeli oleh-oleh, di kasir juga tersedia berbagai macam jamur siap makan yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh.

Bagaimana, sudah siap menikmati menu aneka jamur? Selamat mencoba kawan :)

Jumat, 06 November 2015

Anda Suka Sushi? Silakan Baca Ini

Makanan dari Negeri Sakura yang sudah sangat terkenal di banyak negara...ya, SUSHI. Di Indonesia juga banyak penggemar sushi karena mendapatkannya tidak lagi sulit. Sudah banyak tempat yang menjual makanan asal Jepang ini. Rasanya pun sudah sesuai dengan lidah masyarakat kita.

Saya termasuk salah satu orang Indonesia yang menyukai sushi. Hmmm...menulis ini pun membuat saya terbayang akan kenikmatan sushi. Beberapa tempat yang menjual sushi sudah saya kunjungi. Pada tulisan saya kali ini saya akan berbagi mengenai beberapa tempat makan sushi yang menarik.

Pertama, Genki Sushi. Tempat yang saya kunjungi waktu itu terletak di Plaza Senayan, tepatnya pada basement floor. Saya suka variasi sushi yang ada di sini. Ketika pulang dari tempat ini saya sudah mengincar menu lain untuk kedatangan selanjutnya karna variasi sushinya yang menarik. Modern, itu kata yang sangat menggambarkan restoran sushi ini. Pemesanan sudah dilakukan menggunakan tablet. Menu yang dipesan datang dalam sekejap melalui alat pengantar makanan yang ada di samping Anda. Dengan tempat yang nyaman, rasa yang lezat, serta fasilitas modern nya, menurut saya harga makanan di tempat ini masih masuk akal.


Beberapa menu di Genki Sushi

Idako

Kereta pengantar makanan


Kedua, Haikara Sushi. Saya mengunjungi lokasinya yang ada di Bintaro Jaya Xchange Mall. Tidak perlu khawatir ketika mengunjungi tempat ini dengan seseorang yang bukan penggemar sushi, sebab di tempat ini juga terdapat beberapa pilihan menu bento dengan rasa yang nikmat. Rasa sushi di sini cukup enak dan kita dapat melihat langsung ketika sushi sedang dipersiapkan.


Beberapa menu di Haikara Sushi

Tempat pengunjung dapat makan sambil melihat menu disiapkan


Ketiga, Sushi Kiosk. Lokasinya yang sudah tersebar di beberapa tempat di Jakarta membuat para penggemar sushi mudah untuk mencarinya. Di Carrefour Lebak Bulus pun ada kios sushi ini, jadi setelah lelah berbelanja kebutuhan bulanan dapat beristirahat sejenak sambil menikmati sushi. Sesuai dengan namanya, di Sushi Kiosk ini pengunjung datang dan memilih sushi yang sudah tersedia di etalase makanan yang ada di sana, ambil menu yang dipilih, lalu bayar di kasir, kemudian pengunjung dapat duduk sambil menyantabnya. Waktu itu saya datang ketika sedang ada promo, saya menikmati paket sushi bernama makimono zukushi hanya dengan harga 37.000 rupiah.


Makimono zukushi, nigiri salmon, dan hot ocha

Keempat, Takarajima. Nah, ini tempat favorit saya. Lokasinya pun sudah tersebar di beberapa tempat, misalnya di Jalan Margonda Depok, di sekitar Jalan Fatmawati Jakarta Selatan juga ada. Rasanya sangat nikmat, harganya masuk akal bagi kantong mahasiswa, porsinya memuaskan, dan tempatnya sudah sangat nyaman. Rasanya ingin makan di tempat ini lagi, lagi, dan lagi. Menu favorit saya adalah volcano, kenikmatannya benar-benar pecah di dalam mulut.


Salah satunya adalah menu favorit saya, volcano

Jelly fish

Itulah beberapa tempat menikmati sushi yang menarik bagi saya. Don't forget, every tongue has its own taste. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para penyuka sushi.

Itadakimasu :) 





Kamis, 01 Oktober 2015

Dari Depok Mau ke Mana?

Hai Jakartans, apa kabar? Masih macet dan berpolusi? Jangan dibikin pusing ya, yang penting tetap fokus belajar buat para pelajar & mahasiswa, tetap fokus kerja buat para workers, tetap semangat buat para job seekers. Bagi para perantau yang ke Ibu Kota, tentunya ada yang membawa kendaraan pribadi dari tempat tinggal sebelumnya, ada juga yang tidak, sehingga harus bergantung pada transportasi umum. Lewat postingan kali ini saya akan berbagi informasi tentang cara menuju beberapa tempat di Jakarta dengan menggunakan transportasi umum dari Depok.

1. Dari Depok Menuju ITC Fatmawati

Di sekitar ITC Fatmawati terdapat komplek perkantoran. Mungkin bagi teman-teman yang sedang melamar kerja di daerah sana dan bertempat tinggal di Depok dapat menggunakan cara ini untuk mencapai kantor tersebut:

Naik bus warna ungu dengan nama Deborah (tanpa AC) dari Jalan Margonda Depok, lalu turun di perempatan Fatmawati. Dari perempatan tersebut langsung naik metro mini nomor berapapun menuju jalan yang ada di sebelah kanan Anda, yaitu jalan Fatmawati menuju ITC, dan turun di 7-eleven seberang komplek ITC.

Ada sedikit tips dari saya, apabila melakukan perjalanan ini sekitar jam berangkat kerja, sebaiknya naik KRL dahulu sampai Stasiun Tanjung Barat dan baru naik Deborah dari jalan di sisi stasiun, karena pada jam tersebut biasanya Jalan Lenteng Agung macet parah hingga membuat kaki pegal bila sudah berdiri di dalam bus dari Jalan Margonda dan pastinya sangat gerah di dalam bus tanpa AC tersebut.

2. Dari Depok Menuju Stasiun Gambir

Bagi yang ingin ke luar kota menggunakan kereta eksekutif, kebanyakan perlu ke Stasiun Gambir terlebih dahulu. Sayangnya KRL tidak berhenti di stasiun tersebut, hanya melintas langsung melewati stasiun. Bila ingin ke Gambir dari Depok begini caranya:

Naik KRL tujuan Jakarta Kota dan turun di Stasiun Gondangdia saja. Kemudian keluar dari stasiun melalui pintu keluar di sebelah kanan Anda. Di jalan tersebut langsung saja naik Kopaja nomor 20 dan berhenti tepat di Stasiun Gambir. Jarak antara Stasiun Gondangdia dan Gambir pun tidak jauh.

3. Dari Depok Menuju Stasiun Pasar Senen

Bagi yang ingin menggunakan kereta ekonomi untuk ke luar kota, kebanyakan dapat naik di Stasiun Pasar Senen. Dari Depok ke Stasiun Pasar Senen begini caranya:

Cara paling nyaman menurut saya dengan naik KRL. Namun, ada 2 cara dengan KRL ini. Pertama, dari Depok langsung naik KRL tujuan Jatinegara. Cara ini memang praktis, tetapi jarak tempuh KRL tersebut cukup jauh. Kedua, Dari Depok bisa naik KRL tujuan manapun dan turun di Manggarai saja, kemudian naik KRL tujuan Bekasi dan turun di Jatinagara, lanjut lagi naik KRL tujuan Depok dan turun di Stasiun Pasar Senen. Anda dapat memilih pilihan mana yang dirasa lebih tepat.

3. Dari Depok Menuju Astra Honda Motor Sunter

Buat para job seekers dan ternyata ada tes di Astra Honda Motor Sunter, jangan khawatir. Dari Depok memang ujung ke ujung ya perjalanan ini. Begini caranya ke sana:

Naik KRL dari Depok ke Stasiun Pasar Senen atau Stasiun Kemayoran. Kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan warna biru muda dengan nomor 37. Baik dari Stasiun Senen ataupun Kemayoran sama-sama dapat naik nomor 37 ini dan turun tepat di depan gedung Astra Honda Motor Sunter.

Namun, ada sedikit tips dari saya, bila akan melaksanakan tes tentu saja akan ada batasan waktu, jika ingin lebih cepat sebaiknya turun KRL di Stasiun Kemayoran lalu naik bajaj atau ojek saja. Memang cara ini lebih mahal daripada naik angkot, tetapi akan lebih cepat.

4. Dari Depok Menuju Tebet

Di Tebet banyak sekali distro dan tempat makan yang asik buat hangout anak muda. Bila ingin ke sana dari Depok caranya mudah. Hanya perlu naik KRL tujuan manapun dari Depok dan turun di Stasiun Tebet. Untuk mencapai gang tempat di mana banyak distro dan tempat makan cukup dengan jalan kaki saja bisa, karena memang dekat. Namun, bila tidak ingin lelah bisa juga naik angkot dari pintu keluar stasiun di ujung jalan di mana banyak jejeran angkot. Perjalanannya hanya lurus beberapa menit saja, karna mungkin hanya sekitar 35 meter.

5. Dari Depok Menuju Kota Kasablanka, Kuningan City, Mall Ambassador, dan ITC Kuningan

Bila bosan dengan mall yang ada di Depok dan ingin ke Kota Kasablanka, Kuningan City, Mall Ambassador, ataupun ITC Kuningan, caranya mudah. Cukup naik KRL tujuan manapun dari Depok ke Stasiun Tebet. Kemudian langsung naik mikrolet nomor 44 dan dapat turun tepat di seberang Kota Kasablanka, Kuningan City, Mall Ambassador, ataupun ITC Kuningan.


Selesai sudah berbagi cara menuju beberapa tempat di Jakarta dari Depok. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Jangan lupa kalau posting ini dilakukan November 2015, jadi kalau perjalanan dilakukan lama setelah waktu tersebut mungkin saja dapat terjadi sedikit perubahan.


Selamat beraktivitas :) 

Jumat, 18 September 2015

Pengalaman Membuat Paspor di Semarang

Membuat paspor mungkin termasuk hal yang dianggap ribet oleh sebagian orang. Jujur saja, awalnya saya juga merasa demikian. Namun, akhirnya saya tetap memutuskan untuk mengurus paspor sendiri, tanpa calo ataupun bantuan dari biro perjalanan.

Saya mengurus pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Semarang yang berlokasi di wilayah Semarang Barat, yaitu di Jalan Siliwangi pada tanggal 1 September 2015. Seorang kerabat memberi saran untuk datang ke Kantor Imigrasi sebelum jam 6 pagi. Namun, saya ragu karena menurut saya Kantor Imigrasi belum beroperasi sepagi itu. Akhirnya saya pun datang pada pukul 6.30 dan memperoleh antrean nomor 36. Ternyata nomor antrean sudah dapat diambil pada pagi hari walaupun Kantor Imigrasi baru buka pukul 8.00.

Setelah mengambil nomor antrean, saya memutuskan untuk pulang terlebih dahulu, kebetulan tempat tinggal saya tidak terlalu jauh. Pukul 08.05 saya sudah tiba lagi di Kantor Imigrasi dan langsung menunggu nomor antrean saya dipanggil untuk pengambilan formulir. Setengah jam kemudian tiba giliran saya untuk mengambil formulir. Pengambilan formulir dilakukan dengan menunjukkan dokumen persyaratan pembuatan paspor terlebih dahulu, yaitu KTP, KK, akta lahir, dan ijazah. Petugas pun memberi instruksi pada saya untuk foto kopi semua dokumen tersebut masing-masing satu kali. Tempat foto kopi ada di Kantor Imigrasi, sehingga saya tidak perlu repot lagi.

Setelah dokumen sudah di-copy dan formulir sudah diisi, saya kembali menunggu nomor antrean saya dipanggil untuk melakukan foto dan wawancara singkat. Nomor antrean ini saya peroleh ketika melakukan pengambilan formulir. Sekitar pukul 10 lewat beberapa menit nomor antrean saya dipanggil, wawancara dan pengambilan foto pun berlangsung. Tidak perlu memakan waktu yang lama, 15 menit kemudian proses tersebut sudah selesai. Petugas memberi saya sebuah kertas yang berisi jumlah pembayaran yang harus dilakukan melalui bank yang ditunjuk.

Pembayaran melalui bank saya lakukan keesokan harinya. Sesuai dengan angka yang tertera, pembayaran saya lakukan sebesar 355.000 rupiah, ditambah biaya administrasi bank sebesar 5.000 rupiah untuk pembuatan paspor 48 halaman. Sedangkan bagi yang ingin membuat paspor 24 halaman hanya memerlukan 155.000 rupiah. Tiga hari kemudian saya sudah dapat melakukan pengambilan paspor di Kantor Imigrasi dengan menunjukkan bukti pembayaran.

Jadi, sekarang tidak perlu enggan untuk mengurus pembuatan paspor sendiri. Prosesnya mudah, prosedurnya sudah bagus, tempat pengurusannya pun nyaman. Biayanya dijamin jauh lebih murah dibandingkan menggunakan jasa calo. Perlu diketahui juga, di kantor Imigrasi sudah tertera tulisan untuk tidak menggunakan jasa calo. Saya juga mengapresiasi Kantor Imigrasi karena semua prosedurnya sudah sangat mudah, nyaman, dan cepat sehingga selaras dengan larangan menggunakan jasa calo.

Mulai sekarang, urus pembuatan paspor sendiri ya :)

Selasa, 15 September 2015

Berencana Mengunjungi Pasar Santa? Baca Ini Dulu Ya

Kaum muda Jakarta sedang banyak memperbincangkan tempat ini. Sebuah pasar yang disulap menjadi tempat nongkrong yang asik untuk anak muda. Ya, itulah Pasar Santa. Sebuah pasar yang terletak di Jakarta Selatan itu kini menjadi tempat yang berbeda dari pasar lainnya. Di sana kita dapat menyantap berbagai macam makanan dan minuman yang menarik. Tidak hanya itu saja, kios yang menjual pakaian trendy pun juga ada di sana.

Menu makanan yang dijual di sana sangat beraneka ragam. Jumlah kiosnya pun sangat banyak. Jadi, sebelum pergi ke Pasar Santa ada baiknya merencanakan terlebih dahulu menu apa saja yang akan diburu agar waktu tidak terbuang sia-sia. Karena tidak mungkin mencicipi menu dari setiap kios di sana dalam satu kali kunjungan. Kali ini saya akan berbagi cerita mengenai menu yang menjadi favorit saya ketika berkunjung ke sana.

Pertama, kios yang menurut saya harus dikunjungi ketika berkunjung ke Pasar Santa adalah Claypot Popo. Menu yang tersedia di kios ini amat sangat lezat. Makanan ini termasuk makanan berat yang cukup mengenyangkan, tetapi masih cukuplah perut ini untuk menikmati cemilan lain setelah menikmatinya. Nasi dengan wortel, jagung, daging, tofu, serta kuah kentalnya yang khas ini juga disajikan dengan telur yang dapat dipesan matang ataupun tidak.


Kedua, ada menu yang cukup unik juga di Pasar Santa, yaitu hotdog dengan roti berwarna hitam. Menurut saya, rasanya memang tidak berbeda jauh dengan hotdog biasa, tetapi peresentasinya yang berbeda membuat kebanyakan orang ingin mencobanya. Antrean untuk membeli menu black hotdog di kios D.O.G ini pun selalu ramai, sehingga perlu kesabaran dan waktu yang cukup untuk dapat menikmati menu ini.


Ketiga, untuk cewek-cewek yang biasanya menyukai cake dan es krim, di Pasar Santa terdapat sebuah kios bernama Sepotong Kue & Homemade Ice Cream. Di sini pengunjung dapat membeli kue sus dengan isi fla atau es krim, ada juga apple cake dengan topping es krim. Pilihan rasa es krim nya pun sangat bervariasi. Jika ingin menikmati roti burger dengan isian es krim juga bisa. Menunya tidak hanya itu saja, di sinilah tempatnya cemilan-cemilan menarik. Kebayang kan menikamati cemilan imut dengan rasa yang enak juga.


Keempat, saatnya untuk mencari minuman segar. Di Pasar Santa ada sebuah kios yang menjual minuman tradisional yang sudah dikreasikan. Ada cendol yang diberi alpukat, es krim, hingga durian. Bagi pecinta durian, jangan tunda untuk segera memesan menu cendol dengan duriannya ya, karena menu itu cepat habis. Namun, bila sudah kehabisan, cendol dengan tambahan alpukat juga nikmat loh. Sluuurrrrp, segaarrrrr.


Itulah menu-menu yang menurut saya tidak boleh terlewat ketika berkunjung ke Pasar Santa. Oh ya, selain perlu tahu dulu menu apa saja yang akan diincar di Pasar Santa, bila ingin berkunjung ke sana juga jangan terlalu malam ya, karna kios-kios yang berjualan di sana tidak sampai larut malam. Bahkan ada beberapa kios yang sekitar pukul 9 malam beberapa menunya sudah habis terjual. Selamat bersantab nikmat, kawan :)

Menyapih dengan Rela (Last Part)

Langsung kita lanjutkan postingan sebelumnya, yaitu Menyapih dengan Rela (Part 3) . Sakit membuatnya jauh dari kata nyaman. Nafsu makan pun ...